Siraman Rohani Kejaksaan Negeri Purwakarta: Menguatkan Iman, Menghargai Kehidupan

 Siraman Rohani Kejaksaan Negeri Purwakarta: Menguatkan Iman, Menghargai Kehidupan

Siraman rohani merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Negeri Purwakarta setiap bulannya. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan seluruh pegawai, serta membangun karakter yang berlandaskan nilai-nilai spiritual dan moralitas yang kuat. Dalam semangat kebersamaan dan toleransi, kegiatan ini dilaksanakan bagi seluruh pegawai, baik yang beragama Muslim maupun Non-Muslim.

Untuk pegawai yang beragama Islam, tema siraman rohani pada bulan ini adalah “Membangun Kebiasaan Baik untuk Beribadah.” Kegiatan ini menekankan pentingnya membiasakan diri dalam menjalankan ibadah secara konsisten dan ikhlas. Dalam ceramah yang disampaikan oleh oleh Ustadz Karmudin, S.Ag. dengan pembahasan mengenai Tujuan kita hanya karna Allah. Segala sesuatu akan kembali kepada Allah dan segala sesuatu yang kita kerjakan akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah. Terdapat manusia yang pahala ibadahnya tertahan, diantaranya yaitu : 1) Seorang istri yang menolak permintaan suami dengan alasan yang tidak syari, 2) Saudara yang bertengkar lebih dari tiga hari, dan 3) Seorang ulama yang sombong akan amalannya dan terlalu sibuk atas amalannya tapi tidak memperdulikan orang orang sekitarnya.

Sementara itu, bagi pegawai yang beragama Non-Muslim, tema yang diangkat adalah “Pembentukan Tuhan,” yang diambil dari kitab Yeremia 18:1–6. Membahas tentang bagaimana Tuhan membentuk hidup kita. Tuhan adalah pembentuk dan penguasa atas hidup kita, seperti tukang periuk yang membentuk bejana tanah liat. Proses pembentukan bejana tanah liat tidak selalu mulus; kadang-kadang bejana yang dibuat rusak dan perlu dibentuk kembali. Demikian pula dengan hidup kita, Tuhan membentuk kita sesuai dengan rancanganNya. Bahwa proses pembentukan Tuhan dalam diri kita didasarkan pada Firman Tuhan, Penyerahan diri total kepada Tuhan dan Tuhan membentuk kita sesuai dengan rancanganNya. Kita harus mau menjalani, menikmati, dan mensyukuri proses pembentukan Tuhan dalam hidup kita.

@kejaksaan.ri
@kejati_jabar
@jaksapedia

Kejaksaan Negeri Purwakarta BEDAS!
[Berani. Empati, Dinamis, Akuntabel, Solid] 

Berita Lainnya