Diskusi Hangat dan Solusi Dekat
Suasana sore di Purwakarta kembali dihangatkan oleh pertemuan yang penuh makna antara Kejaksaan Negeri Purwakarta dan para aparatur pemerintah desa dalam program “Ngopi Sore dan Diskusi Bersama Kajari Purwakarta”. Program yang rutin digelar ini menjadi wadah dialog terbuka yang bertujuan membangun jembatan komunikasi yang sehat antara penegak hukum dan pemerintah desa, sekaligus menggali solusi bersama atas beragam permasalahan yang dihadapi di tingkat desa yang tentu tanpa harus melawan hukum.
Kali ini, lima kepala desa dari wilayah Bungurjaya, Tanjungsari, Salamulya, Situ, dan Galudra hadir dalam forum diskusi yang berlangsung hangat namun serius. Di tengah obrolan santai dan kopi yang menghangatkan suasana, para kepala desa menyampaikan berbagai tantangan yang mereka hadapi, khususnya terkait pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta merespons dengan penuh perhatian. Beliau menekankan bahwa BUMDes harus dikelola secara bijak, bukan hanya untuk kepentingan ekonomi, tapi juga sebagai instrumen penting dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan lokal.
Kajari Purwakarta juga menghimbau agar para kepala desa tidak takut atau sungkan menyuarakan persoalan yang mereka hadapi. Keterbukaan, katanya, adalah kunci utama agar Kejaksaan dapat memberikan bantuan hukum, pembinaan, dan solusi secara tepat dan profesional.
@kejaksaan.ri
@kejati_jabar
@jaksapedia
Kejaksaan Negeri Purwakarta BEDAS!
[Berani. Empati, Dinamis, Akuntabel, Solid]
Suasana sore di Purwakarta kembali dihangatkan oleh pertemuan yang penuh makna antara Kejaksaan Negeri Purwakarta dan para aparatur pemerintah desa dalam program “Ngopi Sore dan Diskusi Bersama Kajari Purwakarta”. Program yang rutin digelar ini menjadi wadah dialog terbuka yang bertujuan membangun jembatan komunikasi yang sehat antara penegak hukum dan pemerintah desa, sekaligus menggali solusi bersama atas beragam permasalahan yang dihadapi di tingkat desa yang tentu tanpa harus melawan hukum.
Kali ini, lima kepala desa dari wilayah Bungurjaya, Tanjungsari, Salamulya, Situ, dan Galudra hadir dalam forum diskusi yang berlangsung hangat namun serius. Di tengah obrolan santai dan kopi yang menghangatkan suasana, para kepala desa menyampaikan berbagai tantangan yang mereka hadapi, khususnya terkait pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta merespons dengan penuh perhatian. Beliau menekankan bahwa BUMDes harus dikelola secara bijak, bukan hanya untuk kepentingan ekonomi, tapi juga sebagai instrumen penting dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan lokal.
Kajari Purwakarta juga menghimbau agar para kepala desa tidak takut atau sungkan menyuarakan persoalan yang mereka hadapi. Keterbukaan, katanya, adalah kunci utama agar Kejaksaan dapat memberikan bantuan hukum, pembinaan, dan solusi secara tepat dan profesional.
@kejaksaan.ri
@kejati_jabar
@jaksapedia
Kejaksaan Negeri Purwakarta BEDAS!
[Berani. Empati, Dinamis, Akuntabel, Solid]





