Suasana sore di Purwakata memberikan makna ketika diskusi santai namun penuh makna bersama lima Kepala Desa yakni desa Ciririp, desa Cijati, desa Cirama Hilir, desa Gunung Karung, dan desa Pasir Jambu. Di luar jam kerja kantor, ruang diskusi ini menjadi nuansa baru bagi para pemangku wilayah tingkat desa untuk menyuarakan langsung berbagai keluh kesah dan persoalan hukum yang tengah mereka hadapi di lapangan.
Diskusi yang berlangsung hangat ini mencerminkan komitmen Kajari Purwakarta dalam membangun sinergi dan komunikasi dua arah dengan pemerintah desa. Dalam penyampaiannya, Kajari Purwakarta menegaskan bahwa Kejaksaan siap mendampingi desa dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Karena dengan keterbukaan dan kedekatan dengan aparat desa merupakan langkah penting dalam mencegah potensi pelanggaran hukum sejak dini.
Tak hanya berdiskusi, momen tersebut juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan aplikasi “Jaga Desa (Jaksa GardaDesa)”, sebuah platform digital yang dirancang untuk memantau dan melaporkan kegiatan desa secara real-time. Aplikasi ini menjadi jembatan antara Kejaksaan dan pemerintah desa dalam memastikan seluruh program Suasana sore di Purwakata memberikan makna ketika diskusi santai namun penuh makna bersama lima Kepala Desa yakni desa Ciririp, desa Cijati, desa Cirama Hilir, desa Gunung Karung, dan desa Pasir Jambu. Di luar jam kerja kantor, ruang diskusi ini menjadi nuansa baru bagi para pemangku wilayah tingkat desa untuk menyuarakan langsung berbagai keluh kesah dan persoalan hukum yang tengah mereka hadapi di lapangan.
Diskusi yang berlangsung hangat ini mencerminkan komitmen Kajari Purwakarta dalam membangun sinergi dan komunikasi dua arah dengan pemerintah desa. Dalam penyampaiannya, Kajari Purwakarta menegaskan bahwa Kejaksaan siap mendampingi desa dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Karena dengan keterbukaan dan kedekatan dengan aparat desa merupakan langkah penting dalam mencegah potensi pelanggaran hukum sejak dini.
Tak hanya berdiskusi, momen tersebut juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan aplikasi “Jaga Desa (Jaksa GardaDesa)”, sebuah platform digital yang dirancang untuk memantau dan melaporkan kegiatan desa secara real-time. Aplikasi ini menjadi jembatan antara Kejaksaan dan pemerintah desa dalam memastikan seluruh program berjalan sesuai aturan dan asas manfaat sesuai aturan dan asas manfaat.
@kejaksaan.ri
@kejati_jabar
@jaksapedia
Kejaksaan Negeri Purwakarta, BEDAS!
[Berani, Empati, Dinamis, Akuntabel, Solid]
Diskusi yang berlangsung hangat ini mencerminkan komitmen Kajari Purwakarta dalam membangun sinergi dan komunikasi dua arah dengan pemerintah desa. Dalam penyampaiannya, Kajari Purwakarta menegaskan bahwa Kejaksaan siap mendampingi desa dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Karena dengan keterbukaan dan kedekatan dengan aparat desa merupakan langkah penting dalam mencegah potensi pelanggaran hukum sejak dini.
Tak hanya berdiskusi, momen tersebut juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan aplikasi “Jaga Desa (Jaksa GardaDesa)”, sebuah platform digital yang dirancang untuk memantau dan melaporkan kegiatan desa secara real-time. Aplikasi ini menjadi jembatan antara Kejaksaan dan pemerintah desa dalam memastikan seluruh program Suasana sore di Purwakata memberikan makna ketika diskusi santai namun penuh makna bersama lima Kepala Desa yakni desa Ciririp, desa Cijati, desa Cirama Hilir, desa Gunung Karung, dan desa Pasir Jambu. Di luar jam kerja kantor, ruang diskusi ini menjadi nuansa baru bagi para pemangku wilayah tingkat desa untuk menyuarakan langsung berbagai keluh kesah dan persoalan hukum yang tengah mereka hadapi di lapangan.
Diskusi yang berlangsung hangat ini mencerminkan komitmen Kajari Purwakarta dalam membangun sinergi dan komunikasi dua arah dengan pemerintah desa. Dalam penyampaiannya, Kajari Purwakarta menegaskan bahwa Kejaksaan siap mendampingi desa dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Karena dengan keterbukaan dan kedekatan dengan aparat desa merupakan langkah penting dalam mencegah potensi pelanggaran hukum sejak dini.
Tak hanya berdiskusi, momen tersebut juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan aplikasi “Jaga Desa (Jaksa GardaDesa)”, sebuah platform digital yang dirancang untuk memantau dan melaporkan kegiatan desa secara real-time. Aplikasi ini menjadi jembatan antara Kejaksaan dan pemerintah desa dalam memastikan seluruh program berjalan sesuai aturan dan asas manfaat sesuai aturan dan asas manfaat.
@kejaksaan.ri
@kejati_jabar
@jaksapedia
Kejaksaan Negeri Purwakarta, BEDAS!
[Berani, Empati, Dinamis, Akuntabel, Solid]





