Dalam langkah penuh makna yang sarat dengan kepedulian, Kejaksaan Negeri Purwakarta menerima kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang didampingi oleh Asisten Bidang Pengawasan serta Asisten Bidang Intelijen, dalam rangka melaksanakan kegiatan bakti sosial. Momen ini semakin hangat dengan hadirnya Bupati Purwakarta yang dengan penuh sukacita menyambut kedatangan rombongan Kejati Jawa Barat.
Kegiatan diawali di Sekolah Luar Biasa Negeri Purwakarta, sebuah tempat yang bukan hanya mendidik, tetapi juga mewarnai dunia dengan cahaya semangat anak Istimewa, karena dibalik keterbatasan mereka, tersimpan potensi yang luar biasa. Alunan lagu "Merakit" menjadi pengiring langkah semangat anak-anak disabilitas, yang menggambarkan tekad untuk terus maju untuk mengukir cita dan harapan. Dengan dukungan dan kontribusi dari lingkungan akan menjadi pendorong utama agar mereka terus tumbuh dan bermakna.
Perjalanan berlanjut ke Kantor Desa Cikumpay, Kecamatan Campaka, tempat di mana kasih sayang dituangkan dalam program "Nyaah Ka Indung". Program yang digagas oleh Bupati Purwakarta ini menjadi wujud nyata cinta kepada para ibu lansia sebanyak 1.000 perempuan tangguh yang tidak lagi bekerja untuk diangkat menjadi Ibu Asuh oleh para pejabat daerah. Dalam hal ini, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat bersama para asisten serta Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta memberikan dukungan penuh dengan turut serta mengangkat ibu asuh. Hal tersebut bukan hanya sebatas simbolik, namun dengan perhatian dan kasih yang tulus, layaknya kepada ibu kandung sendiri.
Kegiatan ditutup dengan kunjungan ke RSUD Banyu Asih. Di sana, rombongan kejaksaan berbagi kebahagiaan dengan para Pejuang Kecil penderita thalassemia. Semangat, dukungan, dan motivasi diberikan agar mereka tetap semangat dan pantang menyerah dalam mengejar cita-cita, meskipun harus menghadapi perjuangan Kesehatan
.
Kunjungan kerja yang dibalut dengan kegiatan sosial ini mengambarkan pesan mendalam, bahwa penegak hukum tidak hanya hadir untuk menegakkan keadilan, tetapi juga untuk menebarkan kebahagiaan. Melalui langkah kecil yang penuh cinta dan kepedulian, Kejaksaan hadir untuk membuktikan bahwa tugas kemanusiaan adalah bagian yang tak terpisahkan dari pengabdian. Karena sejatinya, setiap insan telah ditugaskan oleh Tuhan sesuai kemampuannya, dan Tuhan tak pernah meninggalkan hamba-Nya yang senantiasa bergantung kepada-Nya.
Kegiatan diawali di Sekolah Luar Biasa Negeri Purwakarta, sebuah tempat yang bukan hanya mendidik, tetapi juga mewarnai dunia dengan cahaya semangat anak Istimewa, karena dibalik keterbatasan mereka, tersimpan potensi yang luar biasa. Alunan lagu "Merakit" menjadi pengiring langkah semangat anak-anak disabilitas, yang menggambarkan tekad untuk terus maju untuk mengukir cita dan harapan. Dengan dukungan dan kontribusi dari lingkungan akan menjadi pendorong utama agar mereka terus tumbuh dan bermakna.
Perjalanan berlanjut ke Kantor Desa Cikumpay, Kecamatan Campaka, tempat di mana kasih sayang dituangkan dalam program "Nyaah Ka Indung". Program yang digagas oleh Bupati Purwakarta ini menjadi wujud nyata cinta kepada para ibu lansia sebanyak 1.000 perempuan tangguh yang tidak lagi bekerja untuk diangkat menjadi Ibu Asuh oleh para pejabat daerah. Dalam hal ini, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat bersama para asisten serta Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta memberikan dukungan penuh dengan turut serta mengangkat ibu asuh. Hal tersebut bukan hanya sebatas simbolik, namun dengan perhatian dan kasih yang tulus, layaknya kepada ibu kandung sendiri.
Kegiatan ditutup dengan kunjungan ke RSUD Banyu Asih. Di sana, rombongan kejaksaan berbagi kebahagiaan dengan para Pejuang Kecil penderita thalassemia. Semangat, dukungan, dan motivasi diberikan agar mereka tetap semangat dan pantang menyerah dalam mengejar cita-cita, meskipun harus menghadapi perjuangan Kesehatan
.
Kunjungan kerja yang dibalut dengan kegiatan sosial ini mengambarkan pesan mendalam, bahwa penegak hukum tidak hanya hadir untuk menegakkan keadilan, tetapi juga untuk menebarkan kebahagiaan. Melalui langkah kecil yang penuh cinta dan kepedulian, Kejaksaan hadir untuk membuktikan bahwa tugas kemanusiaan adalah bagian yang tak terpisahkan dari pengabdian. Karena sejatinya, setiap insan telah ditugaskan oleh Tuhan sesuai kemampuannya, dan Tuhan tak pernah meninggalkan hamba-Nya yang senantiasa bergantung kepada-Nya.





