Mengangkat harum perjuangan para pahlawan menjadi nyala tekad baru untuk melangkah lebih tegap
(Elevating the fragrant legacy of the heroes’ struggle into a new flame of resolve to stride forward more steadfastly.)
Dalam hembusan angin yang bertiup pelan, suasana di Taman Makam Pahlawan Sirnaraga, Purwakarta, tertaut dalam hening. Barisan peserta upacara berdiri rapi, dengan pantulan lembut cahaya matahari. Setiap langkah diatur, setiap nafas dijaga untuk sebuah penghormatan yang sederhana namun penuh makna bagi mereka yang telah lebih dulu berjuang menegakkan kemerdekaan.
Di antara jajaran aparat yang hadir, Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta, Ibu Apsari Dewi, S.H., LL.M., Ph.D., berdiri tegak. Tatapnya teduh, sikapnya mantap, seolah merangkai kembali jembatan antara hari ini dan sejarah yang tak pernah pudar. Ketika tabur bunga dimulai, kelopak-kelopak jatuh perlahan, meneduhkan nisan satu per satu. Semerbak harum mewangi itu diharap menyamai harum nama dan perjuangan para pahlawan, wangi yang tak lekang oleh waktu, yang terus mengajarkan arti pengorbanan.
Upacara berlangsung khidmat, kepala yang menuduk, doa dipanjatkan, dan hening cipta menyelimuti seluruh pelataran. Dalam keheningan itu, seakan terdengar kembali gema langkah para pendahulu, mengiringi janji kita untuk menjaga tanah air dengan kerja dan setia. Di akhir prosesi, angin kembali lewat, membawa serta harapan semoga generasi hari ini mampu merawat apa yang telah diperjuangkan dengan darah dan air mata, serta menebarkan wangi kebaikan yang tak berhenti mengalun sepanjang sejarah.
@kejaksaan.ri
@kejati_jabar
@jaksapedia
Kejaksaan Negeri Purwakarta BEDAS!
[Berani. Empati, Dinamis, Akuntabel, Solid]
(Elevating the fragrant legacy of the heroes’ struggle into a new flame of resolve to stride forward more steadfastly.)
Dalam hembusan angin yang bertiup pelan, suasana di Taman Makam Pahlawan Sirnaraga, Purwakarta, tertaut dalam hening. Barisan peserta upacara berdiri rapi, dengan pantulan lembut cahaya matahari. Setiap langkah diatur, setiap nafas dijaga untuk sebuah penghormatan yang sederhana namun penuh makna bagi mereka yang telah lebih dulu berjuang menegakkan kemerdekaan.
Di antara jajaran aparat yang hadir, Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta, Ibu Apsari Dewi, S.H., LL.M., Ph.D., berdiri tegak. Tatapnya teduh, sikapnya mantap, seolah merangkai kembali jembatan antara hari ini dan sejarah yang tak pernah pudar. Ketika tabur bunga dimulai, kelopak-kelopak jatuh perlahan, meneduhkan nisan satu per satu. Semerbak harum mewangi itu diharap menyamai harum nama dan perjuangan para pahlawan, wangi yang tak lekang oleh waktu, yang terus mengajarkan arti pengorbanan.
Upacara berlangsung khidmat, kepala yang menuduk, doa dipanjatkan, dan hening cipta menyelimuti seluruh pelataran. Dalam keheningan itu, seakan terdengar kembali gema langkah para pendahulu, mengiringi janji kita untuk menjaga tanah air dengan kerja dan setia. Di akhir prosesi, angin kembali lewat, membawa serta harapan semoga generasi hari ini mampu merawat apa yang telah diperjuangkan dengan darah dan air mata, serta menebarkan wangi kebaikan yang tak berhenti mengalun sepanjang sejarah.
@kejaksaan.ri
@kejati_jabar
@jaksapedia
Kejaksaan Negeri Purwakarta BEDAS!
[Berani. Empati, Dinamis, Akuntabel, Solid]





